Rabu, 09 Januari 2013

MATA YANG BASAH


Pagi ini mataku basah
Setelah melewatkan percakapan tadi
Menjadi orang yang merasa bersalah
Karena (mungkin) jadi pengubahmu
Betapa buruknya diriku

Pagi ini mataku basah
Aku tahu semua berawal dari kekagumanmu
Dan respon terhadap itu
Kalau kau tahu
Ada kalimat-kalimat kekaguman yang ingin terlontar dari bibirku
Tapi tertahan di tenggorokan
Tak ingin mengotori hatimu
Akan semakin banyak waktumu untuk memikirkan semua ini

Pagi ini mataku basah
Merasa menjadi kawan yang gagal
Tak membawamu ke arah yang lebih baik
Merasa menjadi seseorang yang...
Ah...tak tahulah
Sebegitu nistakah diriku?
Menjadi pengotor hatimu?
Aku tak berniat untuk itu

Pagi ini mataku basah
Andai kau tahu
Aku hanya ingin melihatmu lebih baik
Lebih bisa menentukan sikap
Lebih mampu menjadi dirimu sendiri
Yah..mungkin caraku salah
Malah membuatmu tak nyaman
Ataukah harus menjauh?

Pagi ini mataku masih basah
Dalam untaian doa
Agar kau selalu dilindungi-Nya
Agar kau selalu dalam bimbingan-Nya
Agar kau tak merasa berdosa lagi
Dan mengutuk semuanya
Agar kau memahami semua ini adalah pembelajaran untuk kita
Bahwa semua ada kadarnya
Bagaimana membuatnya proporsional

Tak ingin memberikan harapan
Karena Sang Maha Penyayang-lah yang pantas memberikan itu
Dan kita wajib percaya akan takdir-Nya




1 komentar:

  1. keterangan : dibuat ketika penulis sedang galau tingkat dewa :P
    be brave, ga boleh berprasangka. hehehehehe

    BalasHapus