Setiap manusia tak lepas dari kebutuhan, untuk itu belanja adalah hal yang lumrah dilakukan. Di zaman yang serba canggih ini belanja pun tak perlu keluar rumah, yah…cukup dengan koneksi internet, sudah dapat membeli apapun lewat komputer. Toko-toko online bertebaran seperti halnya jamur di musim hujan. Mulai dari kebutuhan rumah tangga sampai kebutuhan perusahaaan semua ada.Walaupun begitu, masih ada beberapa orang yang lebih suka berbelanja langsung ke tempat dijualnya barang. Dengan datang ke tempat penjual langsung, pembeli akan lebih puas memilih barang, selain itu akan timbul interaksi sosial antara penjual dan pembeli.
Berbicara soal tempat belanja maka Kota Solo adalah pilihan yang tepat untuk melakukannya. Di kota Bengawan ini akan banyak ditemui pusat perbelanjaan baju sampai barang-barang antic.Bahkan saya yakin sebenarnya Solo mampu menjadi pusat perbelanjaan tingkat Jawa Tengah maupun tingkat nasional. Karena Solo memiliki keunggulan-keunggulan yang tidak dimiliki tempat-tempat lain.
Pada tahun 2010 perputaran uang yang terjadi di Solo adalah Rp 20 Milyar per hari seperti yang dikutip dari Harian Joglosemar. Ini lebih tinggi dari kota-kota disekitarnya. Hal ini merupakan implikasi dari apa yang dilakukan oleh Joko Widodo selaku walikota Solo, dengan memperbaiki dan membangun pusat-pusat perbelanjaan. Yah.. melihat segmen yang bisa disasar, seperti banyaknya penduduk kota Solo dan melihat peluang bahwa dengan adanya perbelanjaan dapat menambah tujuan wisata Solo. Wisata yang tidak hanya berbau heritage tapi juga berbau ekonomis.
Ada banyak tempat alternatif belanja di Solo, untuk berbelanja batik dan tekstil dapat dilakukan di Pasar Klewer atau Pusat Grosir Solo yang terkenal dengan harga miring. Untuk berbelanja benda-benda seni nan antik, Pasar Ngarsopuro dapat menjadi pilihan yang tepat. Wisata kuliner pun dapat dilakukan di kota kecil ini pada malam hari di Pusat Langen Bogan. Hmm…belanja apalagi ya? Baju sudah. Souvenir sudah. Makanan juga sudah. Di ujung Jalan Raden Mas Said, Pasar Depok yang menjadi 'ajang pamer' pemilik burung berkicau untuk lomba maupun koleksi pemelihara hewan tak ada salahnya dikunjungi. Mau membeli perlengkapan untuk mengisi rumah?Solo ada Pasar Mebel di Jl. Ahmad Yani. Lemari pakaian, meja, kursi harganya jauh lebih murah dibanding toko furniture. Belanja suvenir tanaman hias bisa jadi pilihan. Pasar Bursa Tanaman, letaknya di Jl. Hasanuddin, Srambatan Pasar Nongko.
Dari berbagai alternatif yang ditawarkan diatas ada beberapa tempat yang favorit di Kota Solo ini. Antara lain:
1.Pasar Klewer
Siapa sih yang tidak kenal dengan pasar Klewer? Hampir semua orang kenal dengan tempat ini. Dan sangat identik dengan kota Solo, seperti hanlnya Beringharjo dengan Jogja maupun Tanah Abang dengan Jakarta. Pasar ini berdiri sejak tahun 1970, dari pakaian atau tekstil yang mendominasi, makanan, sampai ke pernak pernik perhiasan dijual disana. Letaknya berdekatan dengan Keraton Solo dan alun-alun, sehingga hampir setiap hari daerah ini tak pernah sepi dari hiruk pikuknya jalan. Barang-barang yang dijual disini identik dengan batik, walaupun barang-barangnya murah tapi kita tetap mesti menawar barang dari penjuala agar tidak kemahalan. Karena biasanya harga yang ditetapkan belum harga jadi.
2.Pusat Grosir Solo
Seperti namanya, Pusat Grosir Solo maka tempat ini merupakanpusat perkulakan barang-barang, terutama adalah kebutuhan sandang. Seperti kemeja, baju, kaos dan lain sebagainya. Motif batik pun mendominasi tempat ini. Selain itu disini juga menjual aksesoris, tas, dan sepatu dengan harga miring. Walaupun tempat perkulakan, tetapi PGS ini juga melayani pembelian eceran. Harga biasanya sudah ditempel diatas barang. Kemeja batik dijual mulai Rp 20.000,00 samapi ratusan ribu tergantung bahan dan model. Dengan merogoh kucek Rp 25.000,00 Anda sudah dapat membawa flat shoes cantik dengan model bervariasi. It’s so nice….
3.Pasar Ngarsopuro
Pasar Ngarsopuro berlokasi di Jalan Gatot Subroto, Solo. Para pencinta seni akan dimanjakan dengan barang-barang yang ada. So pasti karena barang-barang yang ada sangat unik dan antic. Mulai dari fashion batik, sandal, sepatu, aksesoris tubuh,figura dari kertas koran, akuarium dari bambu, lukisan, miniatur –minatur yang lucu, bahkan aneka makanan juga tak luput dijajakan di tempat ini.Namun produk-produk yang ditawarkan masih kental dengan karakter lokal. Harganya tak akan membuat wisatawan yang datang berpikir dua kali untuk membelinya. Ya, karena harga yang dijual di sini sangat standar bahkan bisa dibilang murah.
4.Solo Grand Mall
Solo Grand Mall merupakan mall pertama yang didirikan di Kota Solo. tempat yang strategis yaitu di Jalan Slamet Riyadi, membuat mall ini tak pernah sepi pengunjung. Seperti mall-mall yang lain, biasanya banyak orang-orang yang hangout atau sekedar cuci mata datang kesini. Di SGM, begitu biasa orang menyebutnya, barang-barang yang ditawarkan cukup variatif begitu jug adengan harganya. Semua tergantung kucek masing-masing.
5.Pasar Klitikan
Pasar Semanggi Notoharjo, pasar ini merupakan lokasi baru dari pasar klitikan yg dulu berada di daerah Monumen 45, Banjarsari, Solo, karena kondisinya yang memang benar-benar sudah semrawut dan menghilangkan fungsi dari taman tersebut, maka pemerintah Surakarta merelokasi pasar tersebut ke daerah Semanggi sekitar 2 km arah selatan dari Keraton Surakarta atau Pasar Klewer.pasar ini merupakan salah satu sentra onderdil atau variasi sepeda motor atau mobil dikota Solo, pokoknya yang berbau dengan mobil atau sepeda motor adalah disini. Kunci untuk belanja ini disini adalah tawar menawar dan teliti.
Dengan banyaknya tempat belanja di Solo, mau mencari barang apapun ada, harga barang-barangnya pun relatif murah maka pantaslah kalau Solo disebut sebagai surganya belanja. Heaven Of Shopping. It’s time to shopping…. So,yuk buruan belanja di Solo!!






Wah, lumayan lengkap nih...
BalasHapusNumpang blog nih: http://0sprey.wordpress.com
Keep blogging... :D
iyah...sama2...:)
BalasHapusfollow yah...
wah para blogger siap beraksi..aku suka tulisan2nya.. :)
BalasHapusMantap..trimakaih sdh promosikan solo Kita..smoga Maju trs..
BalasHapusBtw@bt Om Rudy Crew ttap smngat memimpin solo Kita om